Mahasiswa Magister Kajian Pariwisata UGM Raih Session Best Presentation pada ICOHT 2026 di Thailand

Bangkok, Thailand – Mahasiswa Program Studi Magister Kajian Pariwisata Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Evi Hidiyahwati, berhasil meraih penghargaan Session Best Presentation dalam ajang The 12th International Conference on Hospitality and Tourism Management (ICOHT) 2026 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 13–14 Juli 2026.

Penghargaan tersebut diberikan atas presentasi penelitian berjudul From Ancient Manuscripts to Holistic Healing: A Community-Based Wellness Tourism in Sidorejo, Yogyakarta. Penelitian tersebut merupakan hasil kolaborasi dua mahasiswa Magister Kajian Pariwisata UGM Angkatan 2025, Evi Hidiyahwati dan Damayanti. Penelitian kedua mahasiswa MKP ini mengangkat pemanfaatan pengetahuan lokal yang bersumber dari naskah kuno Jawa sebagai dasar pengembangan wisata kebugaran (wellness tourism) berbasis masyarakat di Desa Wisata Sidorejo, Yogyakarta.

Melalui pendekatan Community-Based Tourism (CBT), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pawukon Kiai Jo Tirto dapat diimplementasikan dalam pengembangan pengalaman wisata yang mengintegrasikan aspek kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penyembuhan tradisional, ritual budaya, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi elemen penting dalam membangun destinasi wellness yang berkelanjutan dan berakar pada kearifan lokal. Konferensi ICOHT merupakan forum ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan terkini di bidang hospitalitas dan pariwisata. Pada penyelenggaraan tahun 2026, berbagai hasil penelitian dipresentasikan dalam sejumlah sesi tematik, salah satunya mengenai Wellness, Health, and Spiritual Tourism.

Penghargaan Session Best Presentation yang diraih Evi Hidiyahwati menjadi apresiasi atas kualitas presentasi ilmiah sekaligus menunjukkan bahwa penelitian mengenai kearifan lokal Indonesia memiliki kontribusi yang relevan dalam pengembangan kajian pariwisata di tingkat internasional. Capaian ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak mahasiswa Magister Kajian Pariwisata UGM untuk aktif berpartisipasi dalam forum akademik global serta menghasilkan penelitian yang memberikan manfaat bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan.

  

Tags: BeritaMKPUGM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*